Puisi HAMKA untuk Natsir
Saturday, June 23rd, 2007Kepada Saudaraku M. Natsir
(ditulis HAMKA di ruang sidang konstituante pada 13 November 1957,
setelah mendengar
pidato M. Natsir di Majlis Konstituante)
Meski bersilang keris di leher
Berkilat pedang di hadapan matamu
Namun yang benar kau sebut juga benar
Cita Muhammad biarlah lahir
Bongkar apinya sampai bertemu
Hidangkan di atas persada Nusa
Jibril berdiri sebelah kananmu
Mikail berdiri sebelah kiri
Lindungan Ilahi memberimu tenaga
Suka dan duka kita hadapi
Suaramu wahai Natsir, suara kaum-mu
Kemana lagi,
Natsir kemana kita lagi
Ini berjuta kawan sepaham
Hidup dan mati bersama-sama
Untuk menuntut Ridla Ilahi
Dan aku pun masukkan
Dalam daftarmu….!
– lagi bingung bikin konsep ’sesuatu’, masih menjadi dialog imajiner dalam kepalaku, referensi (?) –