Archive for January, 2007

Tuesday, January 23rd, 2007

Hari Ahad (21/01), pertama kalinya aku mengunjungi sebuah gedung bersejarah di Bandung, Gedung Indonesia Menggugat, di jalan Perintis Kemerdekaan. Padahal sering banget lewat sana. Ah ya, hari itu aku ke sana dalam rangka menghadiri seminar politik "Plkada antara Harapan dan Pesimisme" sekaligus pelantikan Ketua KAMMI Daerah (KAMDA) Bandung, Akh. Ngatifudin (UPI 2003). Tampaknya Rezim STT Telkom telah berakhir, digantikan oleh Rezim UPI (^0^).

Tapi bukan itu inti ceritanya.

Di akhir acara, salah seorang alumni pngurus KAMDA memberikan taujih. Cukup nancep mengena bagiku. Beberapa Satu orang juga mesam-mesem melihatku.

Isi taujihnya kurang lebih begini:

Ketika seorang kader sudah berada pada semester akhir kuliahnya, dia akan melepas amanahnya satu persatu. Biasanya, alasannya "mau konsen ke Te-A (persiapan masa depan)" atau "sudah saatnya memikirkan masa depan (Te-A)". Dengan kata lain, saat itu ia berpikir bahwa dakwah tidak memberikan masa depan, bahwa berada di jalanan tidak memberikan masa depan.

Padahal, sesungguhnya berada di jalan ini adalah kebutuhan kita. Beberapa orang bahkan mau mengorbankan apa saja untuk tetap berada di jalan ini. Karena Allah telah berjanji, "Barang siapa menolong agama Allah, maka Allah akan menolongnya." Dan siapa yang masih meragukan janji Allah?

Orang-orang yang saya kenal mempunyai komitmen kuat terhadap dakwah, sangat dimudahkan jalannya. Mudah mencari pekerjaan, dst.

Ya! Betapa diri ini sering terlupa dari mengingat Allah. Sering terlupa akan nikmat-Nya. Sering terlupa akan janji-Nya.

-anak jalanan berjuang untuk lulus-